Showing posts with label Analisa Properti. Show all posts
Showing posts with label Analisa Properti. Show all posts

Harness Your Property Branding Power


SEO|Digital Marketing Communications Bridging

Premhouse.com JAKARTA – Lebih dari sekedar teknologi, internet sesungguhnya berkaitan dengan hubungan antar manusia. Perhatikanlah bagaimana dampak internet yang secara signifikan telah mengubah teknik pendekatan para pengusaha dan pemilik brand, khususnya dibidang properti, dalam upaya mereka membangun komunikasi atau bernegosiasi dengan pelanggan, calon pelanggan (prospek) serta mitra bisnis. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi kendala yang berarti bagi mereka, karena jaringan internet memiliki akses global yang mampu menjangkau berbagai belahan dunia secara real time. 

Potensi komunikasi berbasis web ini dapat dilakukan oleh siapapun, bukan hanya perusahaan pengembang raksasa atau brand properti yang sudah terkenal saja, tetapi juga perusahaan atau agent pemasaran properti berskala kecil dan menengah, startup, wirausahawan senior, group, perseorangan (solopreneurship), bahkan personal individu. Internet telah menyediakan support yang memungkinkan pelaku bisnis berinteraksi langsung dengan kustomer dan network 24/7, kapan saja, darimana dan dimana saja. 

Nyaman untuk Hunian dan Investasi


Premhouse.com JAKARTA –  Bermodalkan lahan seluas 12,9 hektar, Green Pramuka City menyiapkan 13 tower yang diprediksi sangat ideal sebagai tempat tinggal dan media investasi. Lokasi menjadi salah satu indikator kesuksesannya.

Dari kejauhan tampak gugusan bangunan menjulang berwarna-warni menghiasi pandangan sepanjang perjalanan menuju bandara Soekarno Hatta via tol Tanjung Priok. Bangunan-bangunan indah tersebut adalah mix used buildings Green Pramuka City yang terletak di kawasan Rawasari, Jakarta Pusat.

Lokasinya yang persis berada di dekat tol membuat proyek ini begitu memikat bagi konsumen untuk mengintai peluang investasi di sana.

Saat ini sudah berdiri 8 tower di Green Pramuka City dengan ciri warna berbeda setiap menaranya. Sejak dirilis pada 2011 lalu, perkembangan pembangunan tower di Green Pramuka City cukup cepat dan laju. Belum lama ini tower 5 sudah topping off dan akan serah terima awal tahun depan. Sementara tower 6, 7 dan 8 berturut-turut akan segera dilakukan tutup atap dan serah terima dua bulan setelahnya.

Oase di Jantung Kemang


Premhouse.com JAKARTA –  Sudah bukan rahasia lagi bahwa Kemang menjadi magnet tersendiri bagi kalangan tertentu. Jika Menteng merupakan kawasan elit klasik, Kebayoran Baru dan Pondok Indah adalah kawasan elit modern, Kemang adalah pilihan pertama kaum ekspatriat yang tinggal di Jakarta.

Walaupun tidak secara formal merupakan suatu daerah administratif pemerintahan, sulit mencari orang yang tidak mengenal daerah Kemang yang berada di area Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Terbentang dari arah sebelah utara meliputi Kelurahan Pela Mampang terus ke selatan mencakup Kelurahan Bangka, pernah pada suatu masa pasar swalayan KemChick menjadi titik acuan: “How far from KemChick do you live in Kemang?

Hijau dan Super Elite

Premhouse.com JAKARTAPerumahan mewah di Surabaya Barat ini berada di tengah padang golf sehingga jauh dari polusi dan kebisingan kota. Tampaknya tidak sulit bagi Intiland Development untuk menjadikan Graha Famili sebagai salah satu perumahan paling elit di Surabaya.

Modalnya tentu landbank seluas 280 hektar yang sudah mereka miliki sejak 1990-an. Dengan tanah yang super luas, Intiland pun mengusung konsep green dan low density guna mewujudkan hunian yang nyaman

“Green adalah konsep utama kami. Karena itu, 25% dari landbank kami buat menjadi lapangan golf,” kata Sinarto Dharmawan, Chief Operating Officer PT Intiland Development Tbk kepada Property-In dalam wawancara via telepon. Menunjukan keseriusan mereka, Intiland menggandeng Arnold Palmer yang terkenal dengan green arsitektur guna merancang lapangan golf 18-hole. Graha Famili juga memakai konsultan RTKL-Baltimore yang berbasis di Amerika Serikat serta perancang Belt Collins asal Singapura.
 

Jakarta Selatan Tetap Jadi Wilayah Andalan Bisnis Properti

Premhouse.com JAKARTA | Hingga saat ini, area Jakarta Selatan tetap menjadi pilihan utama bukan hanya bagi developer tetapi juga investor properti dalam melakukan ekspansi bisnis hunian baru. Kecenderungan ini karena Jakarta Selatan memiliki keunggulan dalam hal akses dan sarana transportasi yang menghubungkan wilayah ini dengan pusat bisnis dan ekonomi ibukota Jakarta.

Sebagai salah satu dari lima kota administrasi dan kabupaten administrasi DKI Jakarta yang berbatasan langsung dengan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat, serta Depok, Jakarta Timur dan Tangerang, wilayah Jakarta Selatan memang terbilang amat strategis. Pertumbuhan ekonomi dibidang bisnis properti kian meningkat. Terbukti, meski luas lahan terbilang terbatas, strategi pembangunan hunian vertikal dijadikan sebagai solusinya. Bahkan hunian tapak juga masih terlihat di beberapa lokasi.

4 Langkah Sukses Investor Properti


Premhouse.com JAKARTA | Kekayaan dari investasi properti sering kali tidak terjangkau (atau terbayangkan) oleh kebanyakan orang. Tetapi, sebenarnya tidak ada rahasia atau formula rumit untuk dapat melakukannya dengan benar.

Yang jelas, seseorang bakal memiliki nilai plus jika sebelum memulai investasi properti dia terlebih dulu sudah bekerja dibidang properti—misalnya sebagai agen, broker, notaris, dan lainnya. “Hal ini  sangat berguna dalam mengasah pengalaman,” kata Steve Waters, investor properti kawakan asal Australia. Selain itu, menurutnya, perlu diperhatikan pula empat faktor penting yang menunjang kesuksesan seseorang dalam berinvestasi properti.

Ketahui tujuan dan kriteria investasi

Investasi bukan hanya tentang keberanian mengambil risiko. Investasi harus memiliki tujuan dan kriteria yang jelas. Dalam berinvestasi, kita harus punya kesabaran untuk menemukan peluang yang tepat, juga berani mengambil langkah yang benar dengan cepat. Sebelum memulai Anda harus sudah mengetahui terlebih dulu kemampuan untuk membayar, cash flow yang bisa didapat dari suatu properti, plus seberapa banyak properti tersebut bakal memakan biaya per minggu atau per bulan (baik sebelum atau sesudah pajak).

Premhouse Mediaclips | Analisis Pasar Properti Indonesia: Overview dan Kepemilikan Asing

Premhouse.com JAKARTA | Sektor properti residensial di Indonesia tetap menarik di 2015 kendati ada beberapa faktor yang menghambat pertumbuhan selama dua tahun terakhir. Dalam kolom ini saya membahas faktor-faktor yang telah melambatkan pertumbuhan di sektor properti Indonesia dan bagaimana pihak berwenang (seperti bank sentral dan Otoritas Jasa Keuangan) merespon tantangan-tantangan ini melalui peraturan baru. Terakhir, saya menyediakan sebuah update mengenai rencana Pemerintah, yang baru saja diumumkan, untuk mengizinkan kepemilikan asing atas apartemen mewah.

Pada tahun 2012 dan pertengahan pertama tahun 2013 sektor properti Indonesia bertumbuh cepat, maka pertumbuhan keuntungan para developer properti Indonesia melonjak tajam (dari 45 perusahaan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012, 26 perusahaan mencatat pertumbuhan laba bersih lebih dari 50%) dan, jelas, harga properti Indonesia meningkat sejalan dengan itu (pada umumnya harga properti residensial bertumbuh hampir 30% per tahun antara 2011 dan 2013). Layak untuk dipahami mengapa sektor properti ‘memanas’ di periode ini.

Membeli Properti dengan Harga Terbaik


Premhouse.com JAKARTA | Seiring dengan harga properti yang naik pesat, tantangan terbesar bagi investor adalah membelinya pada harga terbaik. Tips berikut bisa membantu Anda mendapatkan properti bagus dengan harga semurah mungkin.

1. Kenali tawaran bernilai bagus

Agar bisa mengenali apakah suatu properti bernilai bagus atau tidak, kita harus memahami pasar lokal. Setelah melakukan riset untuk memahami properti jenis apa saja yang bernilai bagus dalam suatu pasar, kita akan mampu mengenali dengan mudah jika ada properti yang ditawarkan di bawah harga pasar.

Tetapi kita harus berhati-hati karena properti yang berharga murah acap kali juga tidak diminati karena beberapa alasan tertentu. Sebagai seorang investor, Anda harus mengevaluasi apakah kekurangan suatu properti bisa dengan cepat, mudah, dan murah diperbaiki; atau properti itu hanya akan menimbulkan kerugian.

75,5% Konsumen Ternyata Membeli Rumah Secara Kredit

Premhouse.com JAKARTA | Kami memperoleh informasi berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) pada tahun 2015 lalu, bahwa 75,5% konsumen di Indonesia memilih mengoptimalkan pilihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagai fasilitas utama transaski pembelian hunian tipe kecil dan menengah, terhitung sejak catur wulan ke-3 tahun 2015. Walaupun demikian, masih terdapat sebagian konsumen yang belum peka terhadap angka dan krisis memanfaatkan KPR untuk membeli hunian level mewah dengan kisaran budget IDR 3 miliar hingga IDR 12 miliar per unit dewasa ini.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh GM Marketing bisnis properti Vimala Hills and Resorts, Bp. Zaldy Wihardja, dari keseluruhan 490 unit hunian tapak yang terjual, sekitar 5% pembelian yang dilakukan konsumen ternyata menggunakan fasilitas KPR dengan tenor 3-5 tahun. Sedangkan sisanya menggunakan tunai keras dan tunai dengan tahap maksimal 24 bulan. 

Penjualan Properti di Indonesia Menurun

Premhouse.com JAKARTA | memperhatikan bahwa harga properti di pasaran saat ini tidak mengalami kenaikan secara signifikan. Sebaliknya, seiring dengan melambatnya perekonomian Indonesia, bisnis properti ikut menurun. Hal ini diungkapkan berdasarkan survey yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) yang mengindikasikan adanya perlambatan pertumbuhan harga properti residential di pasar primer. 

Perlambatan penjualan tersebut disinyalir terjadi pada semua tipe rumah, terutama rumah tipe besar. Perkembangan ini sejalan dengan melambatnya pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Sementara itu, hasil survei menunjukkan bahwa pembiayaan pembangunan properti residensial masih bersumber dari dana internal para developer properti, yaitu sekitar 61,52%.